Berita Kota Metro

News

Aksi Bakar Ban Warnai Penolakan Kenaikan Harga BBM

Aksi Bakar Ban Warnai Penolakan Kenaikan Harga BBM
March 29
00:43 2015

Beritakotametro.co.id – Kenaikan Harga BBM pada, Sabtu (28/3/2015) petang, ramai menuai penolakan oleh mahasiswa. Gabungan mahasiswa menggelar demonstrasi di simpang tiga Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Mahasiswa melakukan orasi dengan membentangkan spanduk bertuliskan penolakan kenaikan BBM, tak hanya itu mahasiswa juga membuat lingkaran tepat ditengah jalan dan membakar ban-ban yang ditumpuk.

“Kenaikan harga BBM semakin menyengsarakan rakyat miskin. Janji-janji akan menyejahterakan rakyat justru malah sebaliknya,” ujar Arman, Koordinator Umum Aksi, Sabtu (28/3/2015).

BBM mengalami kenaikan  Rp 500, untuk harga premium yang  awalnya Rp 6.800 menjadi Rp 7.300 per liter dan juga solar dari Rp 6.400 menjadi Rp 6.900 per liter.

Para mahasiswa mengungkapan, kenaikan BBM saat ini menjadi tidak rasional dan tidak berpihak terhadap rakyat. Karena kenaikan BBM akan mempengaruhi pula harga-harga sembako yang otomatis naik, padahal harga sembako sebelumnya belum mengalami penurunan harga, dan kini BBM naik lagi.

“Kami secara tegas menolak kenaikan harga BBM. Pemerintah harus segera menurunkan harga BBM dan memberikan keadilan serta kesejahteraan kepada masyarakat,” serunya.

Akibat aksi demo dan pembakaran ban ini, arus lalu lintas yang mengarah ke simpang tiga UIN mengalami kemacetan yang cukup panjang.

Tags


Share

Komentar Anda Mengenai : Aksi Bakar Ban Warnai Penolakan Kenaikan Harga BBM