Berita Kota Metro

News

Perayaan Halloween Diramaikan Oleh Kostum ISIS dan Ebola

Perayaan Halloween Diramaikan Oleh Kostum ISIS dan Ebola
October 31
17:44 2014

Beritakotametro.co.id – Perayaan Halloween yang merupakan acara tahunan disetiap malam 31 Oktober diramaikan dengan beragam kostum yang sejatinya seram dan meakutkan, namun perayaan kali ini justru diramaikan dengan kostum penyakit baru yang mematikan yakni ebola dan kostum ISIS yang saat ini dicap sebagai jaringan teroris baru.

Sejenak kostum Halloween Ebola dan ISIS ini banyak diperbincangkan oleh banyak orang, bahkan salah satu pakar terorisme dunia turut berkomentar dan menganggap kostum Hallowen ISIS tak layak digunakan dalam perayaan Hallowen kali ini, pasalnya hal ini justru dikhawatirkan akan memicu kerusuhan.

Lanjutnya, meskipun perayaan Hallowen hanya semalam saja namun efek dari penggunaan kostum Halloween ISIS akan berdampak panjang, karena ditakutkan para anggota ISIS dapat dengan mudah masuk kedalam acara perayaan dengan menyamar sebagai Halloween ISIS.

Selain kostum ISIS, kostum yang berhubungan dengan virus ebola juga ada. Setelan seragam perawat pasien ebola lengkap dengan maskernya laris manis. Salah satu pengecer kostum itu, BrandsOnSale, mengatakan, “Saat ini ebola telah mendarat di Amerika Serikat dan tentu penderitanya akan semakin banyak. Anda perlu pertahanan untuk mencegah virus tersebut, makanya perusahaan kami mengeluarkan kostum ebola untuk perayaan Halloween tahun ini.”

Selain menjual kostum ebola, perusahaan ini juga mengeluarkan kostum berbentuk daun ganja untuk balita. Kostum ini juga menuai kontroversi, tapi perusahaan ini berkelit. “Kostum ganja itu sebenarnya sebagai mediasi bahwa ganja bisa mengobati anak-anak yang kejang,” kata Jonathan Weeks, CEO BrandsOnSale. “Jika Anda tidak menyukai bentuknya, jangan memakainya di luar.”

Tags


Share

Komentar Anda Mengenai : Perayaan Halloween Diramaikan Oleh Kostum ISIS dan Ebola