Berita Kota Metro

News

Profil Yohana Yembesi, Menteri Perempuan Pertama dari Papua

Profil Yohana Yembesi, Menteri Perempuan Pertama dari Papua
October 28
08:00 2014

Beritakotametro.co.id – Profil Yohana Yembesi yang terpilih sebagai Menteri Perempuan sekaligus menjadi menteri pertama dari Papua yang meduduki bidang perempuan.

Terpilihnya nama Yohana Yembesi sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja Jokowi – JK tentu membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Papua. Bahkan ini merupakan kali pertama Menteri perempuan dipimpin dari sosok yang berasal dari tanah yang terkenal akan emasnya.

Yohana Yembesi sukses melenggang ke Istana Merdeka setelah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja 2014-2019 menggantikan Linda Amalia Sari pada Kabinet Indonesia Bersatu II era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014.

Penunjukan Yohana sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah diduga sebelumnya karena namanya santer disebut-sebut duduk dalam jabatan itu.

Seperti yang diketahui, Yohana memiliki nama lengkap Yohana Susana Yembesi merupakan dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua. Yohana juga merupakan perempuan pertama yang dianugerahi gelar guru besar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Berikut beberapa profil lengkap dari Yohana Susana Yembesi

Profil Yohana Yembesi, Menteri Perempuan Pertama dari Papua

  • Nama Lengkap : Yohana Susana Yembesi
  • Tempat Tanggal Lahir: Manokwari, 1 Oktober 1958
  • Jenjang Pendidikan:
  • SD Padang Bulan Jayapura 1971
  • SMP Negeri 1 Nabire 1974
  • SMA Negeri Persiapan Nabire 1987
  • S-1 Program Studi Bahasa Inggris, Uncen

Lompatan jabatan perempuan asli Papua ini boleh dibilang cepat. Tahun 1992 menjadi Diplomat Applied Linguistic TEFL (Dip TEFL) dari Regional English Language Centre (RELC), SEAMEO Singapore. Meski sudah bekerja, ia tetap bertekad untuk melanjutkan pendidikan. Pada 1994 ia menyelesaikan pendidikan di Faculty of Education, Simom Fraser University British Colombia Canada, dengan gelar Master of Art (MA).

Berbagai pengalaman semasa sekolah hingga menjajaki dunia kerja baik dalam negeri maupun luar negeri sudah dialami Yohana. Di antaranya, menjabat sebagai Ketua Tim Seleksi Guru Bahasa Inggris SMP, SMK, dan SMA di Kabupaten Merauke untuk persiapan pengiriman guru Bahasa Inggris ke Sunshine Coast University Australia.

Pengalaman luar negeri, di antaranya, pernah sebagai anggota Joint Selection Team (JST) Australian Development Scholarship beasiswa ADS/USAID tahun 2011.

Segudang pengalaman organisasi juga dimiliki Yohana, di antaranya terlibat dalam kegiatan kesenian yang disponsori Badan Kesenian Daerah Kabupaten Paniai di Nabire sejak 1974-1978. Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua KNPI Kabupaten Paniai tahun 1984.

Dari sejumlah pengalaman dan pekerjaan yang dialami, perempuan Biak ini menerima ratusan penghargaan dari berbagai pihak. Salah satu di antaranya adalah menerima surat tanda penghargaan pernyataan lulus seleksi sebagai mahasiswa teladan sejak 1981-1982 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Bukan hanya itu, sejak masih kuliah, Yohana termasuk salah satu peserta pertukaran pemuda antara Indonesia dan Kanada. Yohana Yembise juga terpilih mewakili Papua bersama pemuda Indonesia ke Kanada.

Istri dari Leo Danuwira ini lahir di Manokwari, 1 Oktober 1958. Yohana dikukuhkan menjadi profesor doktor oleh Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Festus Simbiak, di Auditorium Uncen, 14 November 2012. Sebelum Yohana didaulat menjadi profesor, dia memiliki segudang pengalaman dan jabatan dalam pekerjaan.

Tags


Share

Komentar Anda Mengenai : Profil Yohana Yembesi, Menteri Perempuan Pertama dari Papua