Berita Kota Metro

News

Publik tak perlu tahu calon menteri yang disaring Jokowi, Loh Kenapa?

Publik tak perlu tahu calon menteri yang disaring Jokowi, Loh Kenapa?
October 14
13:54 2014

Beritakotametro.co.id – Presiden Terpilih Joko Widodo sebelumnya pernah mengungkapkan bahwasannya calon-calon mentri yang akan dipilih, akan melalui proses penyaringan olehnya dan masyarakat, dengan menciptakan poling-poling daftar nama-nama calon mentri yang nantinya akan di saring lagi.

Masyarakat juga dijanjikan untuk dapat mengawasi proses jalannya pemilihan para calon-calon mentri, dan masyarakat juga dapat mengusulkan nama-nama yang layak dan sesuai dengan kriteria rakyat, tetapi berbanding terbalik dengan pernyataan Politikus PDIP.

Politikus PDIP Aria Bima menilai bahwa soal seleksi menteri yang tertutup adalah hak prerogatif presiden. Menurut dia, publik tak perlu ikut dalam proses penyaringan yang dilakukan oleh Jokowi.

Aria menuturkan, publik cukup ikut dalam proses penjaringan nama-nama mana yang sekiranya layak dijadikan kandidat. Dalam proses penyaringan, kata dia, itu hak presiden dan publik tak boleh ikut campur.

“Ndak perlu dong (publik ikut) karena sudah masuk di penyaringan, silakan dapatnya tongkol, hiu, bandeng masuk. Rakyat kritisi wah itu ikan lele enggak bagus silakan (dalam proses penjaringan), tapi jangan kemudian harus ini (pilih menterinya), enggak bisa, penyaringan dan penentuan itu hak presiden,” kata Aria di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/10).

Aria menjelaskan, publik cukup ikut dalam proses penjaringan, melihat rekam jejak para kandidat calon. Sebab, penjaringan dibutuhkan partisipasi publik untuk mengetahui lebih dalam sang calon.

“Kalau penjaringan itu partisipasi, siapapun boleh juga (ikut), penjaringan informasi, silakan kompetensi, kemudian leadership, track record, tapi kalau penyaringan hak prerogatif presiden,” tegas dia.

Aria menyatakan tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa publik berhak dalam proses penyaringan calon menteri. “Di mana UU-nya itu, di penjaringan sekarang semua boleh masuk, tapi penyaringan hak prerogatif presiden,” pungkasnya.



Share

Komentar Anda Mengenai : Publik tak perlu tahu calon menteri yang disaring Jokowi, Loh Kenapa?