Berita Kota Metro

News

Pemerintah Resmi Larang ISIS Berkembang di Indonesia

Pemerintah Resmi Larang ISIS Berkembang di Indonesia
August 06
14:36 2014

Beredarnya sejumlah video yang mengungkapkan hadirnya ISIS di Indonesia membuat pemerintah mengambil sikap resmi terkait berkembangnya kelompok baru di tanah air.

Melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Joko Suyanto menyampaikan sikap resmi sesuai hasil rapat kabinet yang berlangsung di Jakarta, Senin (04/08/2014).

Kehadiran ISIS di Indonesia diakui merupakan hal yang menganjang NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Menurut Djoko, Indonesia tidak boleh menjadi tempat persemaian bibit pemberontakan. “Pemerintah akan mencegah berdirinya perwakilan-perwakilan dalam bentuk formal atau informal oleh semua pihak di Indonesia, oleh seluruh komponen masyarakat,” tutur Djoko.

Selain itu menurut informasi yang dikutip beritakotametro.co.id dari Aktualpost.com, Djoko juga turut menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh, dan jangan mudah terprovokasi bergabung dalam ISIS. ” Kita semua peduli terhadap apa yang terjadi di negara Timur Tengah namun kepedulian kita akan jauh bermanfaat bila dilakukan dalam bantuan kemanusian,” papar Djoko.

Dia menjelaskan laporan yang diterima banyak orang Islam garis keras dan moderat tidak setuju keberadaan paham ini di Indonesia. “Laporan yang saya terima anaknya Abubakar Baasyir tidak seteuju paham ini berkembang meskipun dari Bapak Abubakar ada surat yang menunjukkan
dukungan,” jelasnya.

Presiden SBY dalam pidato pengantarnya dalam rapat terbatas tersebut juga menyatakan, rakyat Indonesia untuk tak mudah terpancing dengan bergabung bersama kelompok militan ISIS.

Sebelumnya beredar video berdurasi bertajuk ‘Join the Ranks’ yang diunggah kelompok ISI. Video itu memperlihatkan seorang pria Indonesia yang telah bergabung dengan ISIS yang mengajak muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk membantu ISIS dari segi kekuatan fisik maupun finansial, SBY pun meminta masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan melihat persoalan Timur Tengah dengan jernih. “Kami memantau (kelompok) yang disebut dengan Islamic State yang menyerukan kepada siapapun yang beragama Islam untuk berjuang bersama,” kata SBY.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan ISIS adalah organisasi berpaham radikal yang menggunakan kekerasan demi memperjuangkan keyakinannya. “Mereka ingin perjuangkan negara Islam di Irak dan Suriah,” kata dia.

Menteri Hukum dam HAM, Amir Syamsuddin, mengungkapkan Pemerintah tengah mengkaji usulan mengenai pencabutan kewarganegaraan Indonesia kepada mereka yang ikut bergabung ke dalam kelompok ISIS.

Tags


Share

Komentar Anda Mengenai : Pemerintah Resmi Larang ISIS Berkembang di Indonesia